Sabtu, 18 Juni 2016

KPK Bicara Fakta Hukum Bukan Soal Niat,Kibuli Rakyat Demi Lindungi Ahok

Kecaman terhadap sikap Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengalir, setelah KPK menyatakan tidak ada niat jahat dalam kasus korupsi pengadaan lahan Rumah Sakit Sumber Waras.
Pengamat politik Muslim Arbi bahkan menegaskan, KPK telah membohongi publik dengan mengatakan, tidak ada niat jahat dalam kasus RS Sumber Waras yang diduga melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

KPK Bicara Fakta Hukum Bukan Soal Niat,Kibuli Rakyat Demi Lindungi Ahok
Pengamat Politik Muslim Arbi 
“KPK itu lembaga penegak hukum, berbicara fakta hukum, bukan soal niat. Yang tahu niat itu pelakunya. Ini KPK ngibulin rakyat. KPK melindungi Ahok,” tegas Muslim Arbi kepada intelijen (30/03).
Menurut Muslim, dalam kasus RS Sumber Waras sangat kuat dugaan adanya intervensi pihak Istana. “Sangat tidak masuk akal, data BPK yang mengatakan kasus RS Sumber Waras dimentahkan begitu saja oleh KPK. Ini tak mungkin tanpa ada orang kuat di belakangnya,” papar Muslim.
Muslim menegaskan, sikap KPK yang membiarkan kasus RS Sumber Waras adalah pelanggaran hukum dari sebuah lembaga antirasuah. “Rakyat semakin tidak percaya kepada KPK. Harusnya KPK bisa mengembalikan kepercayaan rakyat,” papar Muslim.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK (29/03), menegaskan bahwa KPK belum menemukan adanya niat jahat pejabat negara dalam kasus pembelian lahan RS Sumber Waras.
“Kami harus yakin betul di dalam kejadian itu ada niat jahat. Kalau hanya kesalahan prosedur, tetapi tidak ada niat jahat, ya susah juga,” ujar Marwata.
Menurut Marwata, meski Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan adanya penyimpangan dalam pembelian lahan tersebut, KPK tetap perlu membuktikan apakah ada niat jahat seseorang dalam kasus tersebut.
Hal serupa juga dikatakan oleh Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief. Menurut Laode, yang paling penting untuk menaikkan suatu kasus menjadi penyidikan adalah adanya niat jahat dari pelaku. “Kalau menetapkan sebagai tersangka, saya harus tahu kamu itu berniat merusak, mengambil keuntungan atau merugikan negara,” kata Loade kepada media.[intelijen]

Megawati Sebut Di Indonesia, Sandal Jepit Bisa Hilang Di Masjid.Tapi Megawati Diam Di Saat Indosat Hilang

Megawati Sebut Di Indonesia, Sandal Jepit Bisa Hilang Di Masjid.Tapi Megawati Diam Di Saat Indosat Hilang
Megawati Soekarnoputri

BULETINSATU.COM,JAKARTA,--Presiden kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri beranggapan Indonesia juga sebagai negeri dgn warga mayoritas Islam, belum menganut nilai keislamaan. Faktor tersebut, setidaknya bakal dipandang dari survei sekian banyak peneliti dari George Washington University. 

Pendapat ini di sampaikan Megawati dalam program pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan 2016-2021 di Jakarta, Jumat (20/5/2016). 

"Indonesia mesti puas di urutan 140. Tidak jauh dari negeri islam yang lain di urutan100-200," kata Megawati. 

Para peneliti itu mengukur indeks negeri islami berdasarkan nilai yg diajarkan Al-quran seperti kejujuran, amanah, toleransi, kebersihan, & empati. Ada 200 negeri yg disurvei oleh George Washington University. 

Negara-negara yg penduduknya bukan mayoritas islam seperti Selandia Baru, lanjut Megawati, justru memperoleh peringkat mula-mula negeri paling islami. Perihal ini sebab penduduk di sana memegang nilai kejujuran & indikator yang lain yg diajarkan oleh islam. 

"Di negeri muslim seperti Indonesia, sandal jepit sanggup hilang di depan tempat ibadah," tambah Megawati disambut tawa 146 kader PPP yg baru saja dilantik. 

Megawati menyampaikan, survei itu memang lah belum pasti benar. Tapi, setidaknya survei tersebut mampu dijadikan pelajaran bagi Indonesia buat memperbaiki nilia-nilai keislaman. 

PPP yang merupakan partai islam tertua di negara ini dinilai Megawati miliki kewajiban buat menciptakan warga kembali ke nilai-nilai islam yg sesungguhnya. 

"Mungkin yg salah yg menciptakan survei, lantaran bila diukur jamaah hajinya, Indonesia menjadi ranking mula-mula Namun bukan itu parameter keislaman yg diusung," ujar Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).[kompas]

Semakin Sulit Mendapatkan KTP Dari Warga, Teman Ahok Pake Modus Lewat Nobar Film Superman Vs Batman

BERITA57.COM, Jakarta – Rupanya pengumpulan KTP oleh Teman Ahok mulai mengalami kesulitan, jika awalnya mereka lebih bangga jika berhasil mengumpulkan KTP di area Mall dan Plaza, kali ini mereka sudah turun ke berbagai lokasi di pinggir jalan.
Bahkan bukan cuma itu saja, pengumpulan KTP sudah dilakukan dengan berbagai cara, seperti yang diunggah oleh akun milik Abdi Yasni @Dilodari.

Untuk bisa menjaring KTP milik warga, sebuah perkumpulan yang menamakan Kawan Ahok mengajak warga untuk nonton gratis film Superman vs Batman, dengan cara menyerahkan KTP.
Rupanya @Dildora mencoba untuk menanyakan hal itu kepada salah satu pendukung Ahok @RustamIbrahim namun oleh Rustam tidak dijawab dengan jujur, bahkan terkesan menyalahkan @Dildora.
“Gila mereka, durasi film selama 1,5 jam, bisa untuk memfotokopi seluruh KTP milik warga,” ujar Bastian P. Simanjuntak, Presiden Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo).
Bahkan ada lagi cara yang kurang terpuji, sebuah kejadian terungkap ketika para pekerja PPSU dipaksakan untuk mengumpulkan KTP, seperti yang diungkapkan oleh Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra, Muhammad Taufik.

Bahkan Taufik berani mengungkapkan kepada khalayak, karena Taufik memiliki bukti terkait dengan pengumpulan KTP milik petugas PPSU DKI.
Ketahuan jika melakukan cara-cara kurang terpuji, kali ini dengan dalih memberikan pekerjaan, puluhan tenaga kerja baru yang dinamakan Pegawai Harian Lepas yang akan ditempatkan ditiap Kelurahan.


Posko Teman ahok
Posko Teman ahok 
Namun Prabowo selaku ketua umum Partai Gerindra, mengingatkan Ahok agar tidak melakukan tindakan kurang terpuji, dengan dalih membentuk PHL, yang sebenarnya untuk mengumpulkan KTP.
Dari hasil penelusuran dari berbagai timeline, mendekati batas pengumpulan KTP yang tersisa dua bulan lagi, Teman Ahok yang diklaim sebagai satu-satunya organisasi yang diberikan kekuasaan oleh Ahok untuk pengumpulan KTP, mengklaim jika sudah mengumpulkan 300 ribu KTP.
Kesulitan dalam pengumpulan KTP dikarenakan elektabilitas Ahok rupanya secara mengejutkan mulai menurun dibandingkan tahun lalu, seperti pada foto yang diupload, booth Ahok di FX Sudirman, selasa (29/4), sepi dari peminat.



“Bagaimana masyarakat mau percaya, mengakui jika dirinya yang memugar dan perindah Mesjid di Luar Batang, ternyata oleh pengurus mesjid mengatakan jika tidak ada rencana perbaikan dan Ahok sama sekali tidak pernah datang, sementara  mesjid terakhir di rehab tahun 2010 lalu,” ucap Bastian yang heran Ahok selalu saja mengeluarkan pernyataan yang lebih banyak membohongi rakyat.

Bahkan ketakutan Ahok mulai terlihat ketika Ahok menghancurkan nilai sebuah Partai seperti Hanura, dengan melakukan adu domba di dalam internal partai.
“Dan ketika sesama anggota mulai ribut, Ahok dengan entengnya mengatakan jika itu bukan urusan dia,” ujar Bastian geram, dan mengatakan jika kehadiran Ahok justru tidak membawa kebaikan sama sekali untuk Jakarta.

Pengakuan Pembunuh Biadab (Gagang Pacul Dimasukan Di Kemaluan Korban),Awalnya Mencari Pisau Tapi Temukan Pacul

engakuan Pembunuh Biadab (Gagang Pacul Dimasukan Di Kemaluan Korban),Awalnya Mencari Pisau Tapi Temukan Pacul
Pembunuhan Biadab oleh  Rahmat Alim (15) gagang pacul di masukan ke kemaluan korban

BERITA57.COM, TANGERANG Pembunuhan pada Enno (18) bermula disaat salah satu pelaku, Rahmat Alim (15) yg merupakan si sayang Enno, berkunjung ke lokasi tinggal Enno, di mes karyawan PT Polyta Global Mandiri, Kosambi, Kab Tangerang, Kamis (12/5/2016) dulu. Rahmat Alim datang ke sana seputar pukul 23.30 WIB. 

"Di dalam kamar itu, keduanya pernah bercumbu. Perselisihan dimulai diwaktu Enno menolak ajakan Rahmat Alim utk berhubungan tubuh," kata Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Ajun Komisaris Akbar Sutarmo, Senin (16/5/2016). 

Rahmat Alim mengaku kesal sebab ajakannya di tolak oleh Enno. Adapun pertalian keduanya baru terjadi lebih kurang satu bln. 

Sesudah keduanya berpisah, Rahmat Alim tetap menaruh amarah kepada Enno. Rahmat Alim juga menemui dua pelaku yang lain, Rakhmat alias Dayat & Imam Pariadi alias Bogel, dulu menggandeng mereka menghampiri Enno lagi ke kamarnya. 

"Pas tiga pelaku masuk, korban cepat dibekap, diperkosa, dulu dibunuh. Pacul menjadi fasilitas pembunuhan sebab awalnya mereka cari pisau tak ketemu, adanya pacul," papar Sutarmo. 

Pernyatan para pelaku berkenaan pemerkosaan serasi dgn fakta yg ditemukan polisi di arena lapang, adalah jumlahnya sperma di kamar korban.Sebelum Dibunuh dengan cara Sadis, Enno Diperkosa 

Tidak Cuma itu, diwaktu Enno ditemukan temannya sekian banyak jam setelahpembunuhan, gagang pacul yg dipakai buat membunuh tetap berada di sektor tubuhnya. Dari histori ini, pelaku pun pernah membawa handphone Enno yg terhadap hasilnya menuntun polisi dalam mengungkap kasus tersebut.

Secantik Artis Korea, Nyatanya Bripda Muthia Memanglah Anak Artis

Selebriti Indonesia, Polwan Cantik Dianiaya, Bripda Muthia
Karena tindak penganiayaan yg dirasakannya, Bripda Muthia memang lah menjadi buah bibir masyarakat. terkecuali karena kasusnya, kecantikan perempuan asal Bogor ini akan menuai decak terpesona dari tidak sedikit pihak. 

Kenyataannya, ada satu elemen mengagetkan yg tersingkap dibalik sosok Bripda Muthia. Perempuan yg memiliki kecantikan seperti bintang Korea ini nyata-nyatanya ialah putri dari satu orang bintang FTV bernama Yanti Yaseer. 


Aspek tersebut terungkap dari sebahagian poto yg beredar di sosial sarana. Foto-foto kebersamaan Muthia juga Yanti tampak bertebaran di account Fb sang aktris. Dalam diantara satu tulisan yg diunggah tahun. 2014, Yanti bahkan pun perlihatkan kesibukan anaknya yg tengah menjajal masuk sekolah polwan. 

" Begini ni dek muthi biasa ikut modelling acting skrng ikut list polwan blm apa apa sudah tepar ngisiin sekian banyak syarat..., " demikianlah caption yg terdaftar kepada tulisan itu. Dalam poto tersebut Muthia memanglah nampak pusing posting di atas kertas yg kelihatan seperti formulir. 

Yanti Yaseer sendiri memanglah bukan aktris abal-abal di dunia entertainment Indonesia. hingga kini ini, beliau telah membintangi bermacam macam tipe judul FTV pun sinetron. Sebahagian serial yg sempat dibintanginya merupakan Maher Zain, Naila, Mentari, juga ada tidak sedikit lagi. 

Jauh sebelum diwaktu laksanakan kehidupan sbg ibu Bripda Muthia, Yanti Yaseer telah memulai karir di usia yg masih demikian belia. Darah seni pun mengalir dalam diri anaknya, namun Muthia terhadap hasilnya lebih memilih menjadi polisi.

PKS Siap Memenangkan Mualem

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aceh, formal menyatakan support untuk mengusung Muzakir Manaf sebagai calon gubernur Aceh periode 2017-2022.

Support itu dinyatakan dalam satu deklarasi yang ditunaikan di Kantor DPW PKS Aceh, Banda Aceh, Jumat (20/5) siang.

 Selama ini, berasal dari lebih dari satu partai nasional di Aceh, baru PKS yang berani membawa dampak deklarasi bersama cara terbuka pada pria yang akrab disapa Mualem.
Ketua Wilayah Dakwah Sumatera Area Utara PKS, Hermanto menyampaikan, pihaknya punya komitmen untuk memenangankan Mualem bersama seluruh piranti serta kader PKS yang ada di Aceh.

Disamping itu, Mualem menghendaki bakal ada partai nasional lain yang memberi support terhadapnya 

Pelaku Mesum dan Mucikari Diamankan Polisi

Warga bersama petugas Satuan Polisi Pamong Praja serta Wilayatul Hisbah (Satpol PP/WH) menggerebek satu rumah di Kutelintang, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, Sabtu (11/6), sekira jam 11. 40 WIB. Warga menduga, rumah itu dijadikan tempat mesum pada bln. Ramadhan

Pelaku Mesum dan Mucikari Diamankan Polisi
Dari dalam rumah itu, warga serta petugas temukan pasangan yang diduga laksanakan mesum dan seseorang ibu rumah-tangga paruh baya. Diduga, wanita dimaksud berperan sebagai mucikari.  Mereka yaitu wanita berinisial NA (39), warga Uyem Tunggel, Blangkejeren, serta lelakinya MA (25) warga Pinang Rugub, dan mucikari WDH (53), warga Kutelintang. Kala itu juga, ketiganya digelandang ke Markas Satpol PP serta WH. 

Setelah membuat berkas acara pengecekan (BAP), penyidik Satpol PP serta WH melimpahkan masalah itu ke Kepolisian Resor (Polres) Gayo Lues, sekitarjam 18. 00 WIB kemarin. Seorang petugas Satpol PP/WH menyampaikan, awalnya petugas meraih laporan dari warga yang menduga satu diantara rumah di Kutelintang dijadikan tempat berkhalwat terhadap bln. puasa di siang bolong. Selang sebagian saat, warga bersama petugas menggerebek tempat tinggal miliki mucikari itu. Sesudah di check, diketemukan laki laki serta wanita yang bukanlah muhrim. 

Warga yang lain, Rasyidan menyampaikan, NA tetap membawa suami. Dia mendambakan bermesum bersama dengan MA karena terima imbalan Rp 200 ribu untuk satu ronde. Tarif itu udah termasuk pembagian mucikari serta sewa tempat dirumah WDH. 

Kasat Reskrim Polres Gayo Lues, AKP Makhfud Hidayat, mengemukakan ketiga pelanggar syariat Islam itu dibidik bersama dengan pasal berlainan. Untuk NA serta MA dikanakan pasal 48 juncto 46 Qanun Aceh Nomer 6 Th. 2014, mengenai hukum jinayah. Sedang WDH diganjar KHUP bersama dengan ancaman hukuman minimum setahun penjara. “Untuk sesaat tiga pelaku itu udah diamankan di Mapolres Gayo Lues untuk sistem penyelidikan selanjutnya, ”sebut Makhfud H.